7
Tipikal Striker Sepak Bola
Sepak bola adalah salah satu sekan
dari banyaknya macam cabang dan jenis olahraga yang paling diminati oleh banyak
orang di dunia,tidak heran bila sepakbola adalah olah raga yang paling popular
dan paling banyak penggemarnya.misalnya saja Mancaster United atau MU,tim sepak
bola ini walaupun dari eropa namun berhasil menyedot penggemar dari berbagai
penjuru dunia.itu dikarenakan kerja sama tim yang bagus dan juga karena
talenta-talenta berbakat,salah satu striker andalan MU saat ini adalah wayne
rooney.
Nah berbicara soal striker,ternyata ada beberapa macam
tipikal dari striker sepak bola,apa saja itu..?sobat mau tau..??berikut adalah 7 tipikal striker sepakbola di dunia yang perlu
diketahui.
1. Deep-lying forward
Deep-lying forward cenderung untuk
mundur ke lini tengah untuk menjemput bola, dan kemudian mendistribusikan
kembali ke rekannya yang bermain di belakang dia, atau mencoba menahan bola
sampai rekan-rekannya bisa bergerak maju ke depannya. Role ini sangat berguna
baik kala diterapkan pada striker tunggal maupun pada salah satu striker.
Kemampuan yang dimiliki :
- kekuatan tubuh
- kreativitas
- stamina
- jumping
- heading
- sentuhan pertama
- tendangan jarak jauh
Contoh actual: Robin van Persie
2. Target man
Target man adalah penyerang tinggi
besar yang bisa ditugaskan untuk menahan bola (hold up ball) atau membelokkan
umpan kepada rekan strikernya. Dengan kemampuannya yang istimewa saat meloncat
menyundul bola (jumping, heading, strength), ia adalah pemain yang tepat saat
ditujukan umpan-umpan lambung. Ia bisa meneror pertahanan lawan dengan
keunggulan fisiknya saat umpan silang (crossing) datang. Seorang target man
tidak perlu menjadi penyerang tertajam di dunia atau mempunyai skil teknik yang
memukau. Dengan keistimewaan fisiknya ia bisa membuat pertahanan lawan terbuka
dengan menahan bola selama mungkin sampai rekannya yang lebih kreatif datang
untuk mencetak gol.
Kemampuan yang dimiliki :
- kekuatan tubuh
- stamina
- jumping
- heading
- sentuhan pertama
- antisipasi
- keberanian
- dpengambilan keputusan
- kerjasama tim
Contoh aktual: Zlatan Ibrahimovic
3. Poacher
Poacher adalah salah satu role yang
semakin langka untuk bisa ditemukan dalam level atas sepakbola modern.
Kenyataanya, sepakbola modern kini lebih ‘menghargai’ penyerang yang tidak
hanya bisa mencetak gol saja tetapi bisa juga membantu rekan gelandangnya,
kreatif dan terus bergerak demi menciptakan ruang bagi rekan-rekannya. Tugas
seorang poacher memang ‘hanya’ berkeliaran di sekitar kotak penalti lawan, menciptakan
sedikit ruang bagi dirinya sendiri saat menyambut umpan terobosan atau umpan
silang demi mencetak gol.
Kemampuan yang dimiliki :
- ketenangan
- tendangan
- posisi / gerakan tanpa bola
- kecepatan
- dribbling
- pengaruh pada tim
- sentuhan pertama
- pengambilan keputusan
Contoh aktual: Raul Gonzalez
4. Advanced forward
Penyerang jenis ini biasanya sering
berdiri sejajar dengan bek lawan terakhir demi mengharapkan umpan terobosan
dari rekannya, baik dari gelandang maupun dari partner strikernya. Advanced
forward biasanya cepat, lumayan bagus dalam skil teknik, dan yang pastinya
sangat tajam dalam mencetak gol.
Kemampuan yang dimiliki :
- ketenangan
- tembakan
- gerakan tanpa bola
- kecepatan
- pengaruh pada tim
- sentuhan pertama
- pengambilan keputusan
- kreativitas
- technique
- dribbling
Contoh aktual: Fernando Torres
5. Complete Forward
Terkadang sebuah tim bisa sangat
beruntung saat mendapatkan seorang penyerang yang lengkap; pemain bertubuh
tinggi, tangguh saat di udara, cepat, brilian saat membawa bola, dan sekaligus
pencetak gol handal. Complete forward yang serba bisa tak canggung saat diminta
menjadi striker tunggal ataupun dipasangkan dengan penyerang lain. Ia bisa
bermain membelakangi gawang lawan (back-to-goal) ataupun mencoba ‘menempel’ bek
terakhir lawan guna menyongsong umpan terobosan. Intinya, dengan memberinya
role ‘complete forward’ berarti memberinya ijin untuk melakukan apapun yang
dirasanya perlu untuk membantu lini tengah, mencetak gol ataupun memberi assist
kepada rekannya.
Kemampuan yang dimiliki :
- kekuatan tubuh
- stamina
- ketenangan
- shooting
- gerakan tanpa bola
- kecepatan
- pengaruh pada tim
- sentuhan pertama
- pengambilan keputusan
- kreativitas
- technique
- dribbling
- jumping
- heading
- anticipation
Contoh aktual: Didier Drogba
6. Defensive forward
Defensive forward bisa dikatakan
sebagai versi defensif dari ‘deep-lying forward’. Ketika sebuah tim bermain
melawan musuh yang jauh lebih kuat, maka pertahanan kita akan selalu
membutuhkan bantuan ekstra sebanyak mungkin. Salah satu pilihan adalah meminta
striker untuk turun sejauh mungkin dan ikut memberi ‘pressure’ pada lini tengah
lawan. Seorang defensive forward membutuhkan stamina dan tackling yang cukup
baik, dan bersedia bekerja ekstra keras.
Kemampuan yang dimiliki :
- work rate
- stamina
- shooting
- tackling
- kecepatan
Contoh aktual: Dirk Kuyt
7. Trequartista
Seperti versi amc-nya, Trequartista
di posisi forward akan banyak bergerak guna menciptakan ruang yang bisa
dimanfaatkan rekan-rekannya. Formasi 4-6-0 dari as roma misalnya mungkin lebih
tepat disebut 4-5-1 dengan francesco totti bermain sebagai seorang
trequartista. Trequartista di posisi forward sekilas hampir sama dengan seorang
‘inside forward’, tetapi bedanya seorang trequartista lebih memprioritaskan
bagaimana menciptakan peluang dan baru mencetak gol ketika peluang itu datang.
Sementara bagi seorang inside forward adalah kebalikannya.
Kemampuan yang dimiliki :
- creativity
- gerakan tanpa bola
- passing
- technique
- pengaruh pada tim
- sentuhan pertama
- antisipasi
- pengambilan keputusan
- dribbling
- kerjasama tim
Contoh aktual: Wesley Sneijder
...............................................................................................................................................................